Monday, April 4, 2011

CURSORIAL ANIMAL (Burung Unta)

Posted by Pendidik Blogging at 9:58 AM 0 comments
Struthio camelus
( Burung Unta )

Burung unta (Struthio camelus) diklasifikasikan dalam phylum Chordata, subphylum Vertebrata, superclassis Tetrapoda, classis  Aves, parvclassis Palaeognathae, ordo Struthioniformes, familia Struthionidae. Hewan ini termasuk hewan cursorial karena dapat melakukan perjalanan jarak jauh dan juga mampu berlari cepat hingga 65 km/jam untuk melarikan diri dari predator.
Burung unta memiliki ciri-ciri ukuran tubuhnya besar, kepala, leher dan tungkai berbulu tipis kepala kecil, leher panjang dan teratur, paruh pendek dan besar,  bulu tidak bercabang, kaki berjari dua,  tulang dada tanpa lunas, tidak ada gigi, terdapat simfisid pubis, tanpa pygostyle.
Untuk berlari dengan kecepatan tinggi, burung unta memiliki desain musculoskeletal yang istimewa. Seperti aaves lainnya, tulang-tulang burung unta berongga dan ringan .Tulang-tulang tersebut sangat kuat karena memiliki struktur bersilang.
Pada sistema skeleton, terjadi  modifikasi pada skeleton apendiculare-nya. Ekstremitas craniale mereduksi sehingga tidak dapat berfungsi untuk terbang, sedangkan ekstremitas caudale berkembang baik menjadi panjang dan kuat dengan digiti yang berjumlah 2. Burung unta juga memiliki cinggulum pelvicale yang ringan, cranium kecil, vertebra cervicalis panjang, sternum tidak berlunas. vertebra kaudal bebas, tulang karakoid dan skapula kecil. Hal ini menyebabkan burung unta dapat berlari dengan kecepatan yang sangat tinggi.
Burung unta memiliki otot merah yang dapat bekerja hebat secara terus menerus dan tidak muda lelah. Otot ekstremitas panggul pada burung unta berkembang dengan baik, dengan otot besar di tungkai proksimal dan tendon panjang. Proporsi terbesar volume otot panggul ada pada ekstensor pinggul, sedangkan kapasitas terbesar untuk menghasilkan energi ditemui di ekstensor pergelangan kaki, banyak juga yang disusun dengan tendon panjang sehingga  secara fungsional cocok untuk penyimpanan energi elastis. Hal ini menyebabkan burung unta tidak perlu mengeluarkan energi terlalu banyak untuk berlari cepat.



Sunday, December 26, 2010

Sepak Bola, Kompetisi atau Apa?

Posted by Pendidik Blogging at 8:44 PM 1 comments
Heran, kenapa begitu banyak manusia yang terbius oleh sepak bola. Eneg juga rasanya dimana2 nampang tulisan2 tim SeBol. Gak di kereta api, di dinding, di baju, di gantungan kunci dari pelosok desa  sampai di kota. Bahkan ada tulisan saling menjelekan dengan kata2 yang tidak patut antar suporter yang dituliskan di dinding2. Menjijikkan. Gak ada tulisan yang lebih bermutu apa? Saling Olok dngan kata2 kotor. Apakah itu mencerminkan bangsa yang beretika, berpendidikan dan apalah yang biasa dibilang sebagai ciri khas bangsa Indonesia di pelajaran PKn.

Kalau aku menilai bola itu tidak lebih dari permainan yang kurang bermutu. penilaian ini tidak objektif memang, karena ditulis oleh seseorang yang membenci apa yang disebut dengan sepak bola.

Mungkin banyak yang bilang kalau permainan ini merakyat, karena semua orang dari kalangan bawah sampai atas menyukainya. Namun, buatku dunia menggembor2kan sepak bola hanya untuk menghalangi orang2 memikirkan hal lain yang bisa membuat negara mereka menjadi lebih baik, di negara berkembang khususnya. 

Yang aku tahu, kalaupun kita menang atau kalah, gak akan berpenaruh banyak buat negara. Toh menang atau kalah juga utang2nya gak akan berkurang. Yang dikejar hanya kepuasan karena bisa mengalahkan lawan HANYA DALAM BIDANG OLAHRAGA, hanya itu. Malah waktu tersita dan terkonsentrasikan untuk permainan yang dibilang merakyat ini, bukan untuk berlomba2 mengembangkan teknologi atau apalah yang lebih keren dari SeBol yang paling gak bisa mengangkat nilai pendidikan dan kultur bangsa ini.

Hanya sedikit yang bisa kusampaikan di sini karena yang lain tertalu menyinggung para pengggila bola. Maaf kalau ada yang tersinggung. ini hanya pelampiasan yang gak perlu dimasukin ke hati. peace.... *_*
 

Anggadi Trashbag Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review